TVRINews, Sangihe
Kodim 1301/Sangihe bersama Polres Sangihe dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyiagakan personel untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat terjadi akibat kondisi kekeringan di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kesiapsiagaan ini dilakukan melalui apel dan konsolidasi lintas instansi guna memastikan seluruh personel siap bergerak apabila terjadi kebakaran.
Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin mengatakan, apel kesiapsiagaan tersebut menjadi momentum untuk menyatukan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak dalam menghadapi potensi bencana.
“Apabila terjadi kebakaran di satu titik, kita akan bergerak bersama secara solid, terintegrasi, dan terkoordinasi dengan baik. Kegiatan ini merupakan bentuk konsolidasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pihak terkait dalam meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus sosialisasi kepada masyarakat," ujar Nazarudin, Kamis, 3 September 2026.
TNI, Polri, dan pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian kebakaran hutan dan lahan. Pelaporan secara cepat diharapkan dapat mempercepat penanganan oleh petugas sehingga kebakaran dapat dikendalikan sedini mungkin serta meminimalkan potensi kerugian materi maupun korban jiwa.









