TVRINews, Talaud
Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Kepulauan Talaud dengan fokus mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat ketahanan wilayah di kawasan perbatasan Sulawesi Utara.
Kegiatan yang mengusung tema "Bakti TNI AD untuk Rakyat dalam Rangka Menguatkan Ketahanan Wilayah di Kepulauan Talaud dan Sangihe" dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling.
Upacara pembukaan turut dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta dosen dan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius mengapresiasi pelaksanaan karya bakti yang dinilai mendukung percepatan pembangunan di wilayah kepulauan terluar Indonesia.
"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga Kabupaten Kepulauan Talaud dan Sangihe mengucapkan terima kasih, apresiasi setinggi-tingginya buat TNI AD, khususnya Kodam XIII/Merdeka dan Korem 131, yang melakukan karya bakti berskala besar sebagai bukti nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar Indonesia," ujar Yulius.
Melalui Karya Bakti Skala Besar 2026, TNI AD bersama pemerintah daerah akan mengerjakan berbagai proyek infrastruktur, meliputi pembangunan jembatan, jalan produksi, sumur bor, rehabilitasi fasilitas umum, hingga pembangunan pembangkit listrik mikrohidro.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses pelayanan dasar, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperkuat ketahanan wilayah di Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.










